Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo Resmi Mengabdi di Desa Bantal
Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo Resmi Mengabdi di Desa Bantal
Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang β Pemerintah Desa Bantal secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 27 Juli 2026 hingga 28 Agustus 2026.
Kegiatan KKN ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN Periode XV Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Ngudi Waluyo, yang bertujuan memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Pada pelaksanaan KKN di Desa Bantal, kelompok mahasiswa dipimpin oleh Hernawan Yudha Bahari bersama sembilan anggota yang berasal dari berbagai program studi, yaitu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi, Hukum, Gizi, Perpajakan, dan PGSD. Keberagaman disiplin ilmu tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa KKN akan bersinergi dengan Pemerintah Desa Bantal, lembaga desa, serta masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, dan pendampingan. Program kerja yang disusun merupakan hasil observasi dan koordinasi dengan pemerintah desa sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Ringkasan Program Kerja KKN Desa Bantal 2026
Beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan antara lain:
- Penyuluhan Pencegahan Stunting, dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, serta orang tua balita melalui penyuluhan, diskusi, dan media edukasi berupa leaflet serta presentasi.
- Pelatihan Digitalisasi dan Branding UMKM, meliputi pendampingan pembuatan lokasi usaha di Google Maps, pendaftaran akun GoFood/GrabFood, serta pembuatan media promosi untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM dan BUMDes.
- Edukasi Pencegahan Bullying, yang ditujukan kepada siswa SD dan SMP melalui penyuluhan interaktif guna meningkatkan pemahaman mengenai dampak bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman.
- Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik, dengan memanfaatkan limbah pertanian dan kotoran ternak menjadi kompos melalui praktik langsung bersama kelompok tani dan masyarakat desa.
Keempat program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Bantal.
Harapan Pemerintah Desa
Kepala Desa Bantal, Suparman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo. Pemerintah Desa berharap kegiatan ini dapat mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat serta menghasilkan berbagai inovasi yang dapat mendukung pembangunan desa.
Melalui semangat kolaborasi, mahasiswa KKN diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan solusi terhadap berbagai potensi maupun permasalahan yang ada di Desa Bantal.
Pemerintah Desa Bantal mengucapkan selamat menjalankan pengabdian kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo. Semoga seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dari 27 Juli hingga 28 Agustus 2026 dapat berjalan lancar, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bantal